Ada seorang pemuda yang sedang duduk di bangku kuliah semester akhir, namanya Aryan. Setiap hari sebelum ke kampus atau pulang kampus Aryan suka melewati sebuah showroom mobil. Disana ada mobil yang bagus, keluaran sekarang. Aryan sangat ingin memiliki mobil itu. Dia berfikir Ayahnya pasti akan membelikannya, karena kekayaan ayahnya tidak akan habis hanya karena membeli mobil itu.
beberapa hari menjelang wisuda, dia mengutarakan keinginannya itu krpada ayahnya. Ayahnya hanya diam, tidak bicara apa-apa. Dia berharap ayahnya akan membelikan mobil itu pada hari wisudanya.
Pagi hari menjelang wisuda ayahnya memanggil Aryan di ruang kerjanya. Aryan sangat gembira karena pasti ayahnya akan memberi hadiah mobil. Sesampainya di kamar, Ayahnya memberikan sebuah kado yang terbungkus dengan sampul yang indah. Arya semakin penasaran dengan hadiah itu, ketika Aryan membuka kado tersebut, dia langsung marah dan menjatuhkan kado tersebut ke meja kerja ayahnya karena isi kado itu sebuah Al-Qur'an yang indah. Aryan memaki-maki ayahnya habis-habisan. Ayahnya sangat kecewa kepada Aryan.Aryan pergi begitu saja tak pernah kembali.
Beberapa tahun kemudian, Aryan sudah menjadi orang sukses dan sudah mempunyai keluarga. Suatu hari dia sedang tugas di daerah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya dulu. Terbesit di hati Aryan ingin melihat ayahnya yang sudah lama ia tinggalkan. sesampainya di rumah, Aryan mendapat kabar bahwa ayahnya telah meninggal setahun yang lalu, Aryan merasa sedih. Arya kemudian berjalan menuju ruang kerja ayahnya, disana dia melihat kado indah yang waktu itu dia lempar seperti tak pernah tersentuh. Dia membuka al-Qur'an itu dan melihat lembar perlembar. Tiba-tiba ada sebuah amplop berwarna coklat yang jatuh dari al-Qur'an itu, Aryan pun mengambilnya. Betapa terkejutnya Aryan setelah membuka amplop itu, yang ternyata isinya adalah kunci mobil dan kwitansi yang bertuliskan DI BAYAR LUNAS, tertanggal ketika aryan wisuda. Aryan pun langsung menangis dan sanyat menyesali perbuatannya waktu dulu.
Selasa, 17 Desember 2013
Kamis, 22 Agustus 2013
Sentul Crispy
Bagi teman-teman yang suka ngemil...daripada boros ngabisin uang, mendingan kita buat cemilan sendiri aja yuk!!
Bisa rasa asin, pedas, manis, balado...(sesuai Selera)
Bahan :
- Terigu 1 kg
- Mingak 1 kg
- Sagu 1/4 kg
- Penyedap rasa (sesuai selera)
Adonan:
- Tuangkan terigu ke wadah, masukkan air secukupnya. aduk sampai menjadi menggumpal.
- Tuangkan sagu ke wadah/mangkok, tambahkan minyak goreng, aduk sampai rata.
- Ambil segumpal adonan, terus pipihkan sehingga berbentuk bulat
- Olesi adonan dengan adonan sagu
- kemudian gulung-gulung sampai membentuk panjang
- setelah itu gunting kecil-kecil
- adonan yang sudah di gunting, dipipihkan lagi.
- Taruh adonan yang sudah dipipihkan di wadah yang besar/nyiru.
- Kemudian goreng
- lakukan terus sampai adonan habis.
Selamat menikmati...Sentul Crispy Enaknya Krenyesss...Krenyesss...!!!
Kunjungi Blog ini yuk, untuk menambah wawasan kita!!
Martabak Yummy
Sambil santai, yuk Kita bikin makanan yang rasanya bisa kita tentukan sendiri.
Mau dibuat asin boleh, mau dibikin manis, juga oke loh!
BAHAN MARTABAK:
250 gram tepung terigu
75 gram gula pasir
1 sdt fermipan
1 butir telur ayam
1 sdt garam
275 ml air
1 sdt bubuk vanili
BAHAN TABURAN:
Meises
Keju parut
Gula pasir
Susu Kental Manis
CARA MEMBUAT:
Pertama,
kocok lah semua bahan dengan menggunakan
mixer.Tutuplah adonan dengan serbet bersih selama 1,5 jam agar adonan mengembang.
Kedua,
panaskan wajan kecil, tuang 1
sendok sayur adonan kewajan.Sapukan kepinggir-pinggir wajan.Biarkan sampai adonan berlubang lubang dan pinggirnya kering.
Ketiga,
setelah matang, angkat, olesi dengan mergarin.
Keempat,
taburi gula pasir dan meises untuk yang manis.
Selamat Mencoba!!
Minggu, 18 Agustus 2013
Bahaya Begadang Bagi Kesehatan
Bahaya Begadang Bagi Kesehatan Manusia
1. Meningkatkan Gejala Stroke
Sebagai olahraga paling diminati,
sepakbola selalu mendapat perhatian lebih dari penggemarnya. Kapan pun
pertandingan sepak bola digelar, bagi para penggila olahraga yang paling
banyak diminati ini pasti akan ditonton. Tak terkecuali jika kita harus
menyaksikannya tengah malam. Atau di saat seharusnya tengah
beristirahat. Tapi karena kegemaran inilah, terkadang kita akan
memaksakan diri untuk menyaksikan pertandingan sepak bola,
ujung-ujungnya kita harus begadang hingga pagi hari.
Mungkin yang kita kenal gangguan akibat
kurang tidur atau terlalu banyak begadang bagi kesehatan yakni menjadi
mudah ngantuk di siang hari. Namun, sebenarnya dari beberapa penelitian
diketahui banyak bahaya lainnya dari begadang. Apa saja penyakit yang
bisa ditimbulkan dari kurang tidur atau banyak begadang tersebut,
berikut spotlite merangkum nya untuk Anda.
1. Meningkatkan Gejala Stroke
Bahaya pertama dari begadang yakni
meningkatkan gejala stroke. Dari sebuah riset hasil penelitian dari
Universitas Alabama di Birmingham yang melibatkan 5666 responden berusia
45 tahun ke atas, kuantitas tidur yang kurang dari enam jam menjadi
salah satu pemicu gejala stroke.
Dalam penelitian yang di pantau
perkembangannya selama tiga tahun, para responden tidak memiliki riwayat
stroke, serangan isemik transien, gejala stroke atau resiko tinggi
terkait sleep apnea. Dan hasil penelitian menunjukkan, mereka yang punya
kebiasaan tidur kurang dari enam jam setiap hari memeiliki resiko lebih
tinggi mengidap stroke dibanding responden lain yang tidurnya cukup,
atau lebih dari enam jam.
Bahkan resiko stroke di antara peserta
yang tidur kurang dari enam jam, tercatat lebih tinggi empat kali lipat,
dibandingkan dengan mereka yang bisa tidur antara tujuh hingga delapan
jam. Resiko tersebut juga berlaku bagi mereka yang memiliki indeks massa
tubuh normal, atau tidak memiliki riwat hidup stroke.
Menurut pimpinan studi, Megan Ruiter
Phd, durasi tidur yang pendek menjadi pemicu faktor-faktor resiko stroke
lainnya. Ketika faktor resiko stroke lainnya datang, mereka yang durasi
tidurnya singkat menjadi lebih kuat terserang.
Namun Ruiter menginformasikan bahwa
kurangnya durasi tidur, terutama yang sudah kecanduan begagadang, bisa
dimodifikasi lewat terapi kognitif.salah satunya cara tercepat dengan
pemberian obat. Temuan ini menjadi dasar dalam penggunaan terapi tidur
dalam mencegah perkembangan stroke. Hasil dari penelitian ini
dipublikasikan oleh Ruiter dalam pertemuan tahunan Associated
Profesional Sleep Societies di Boston.
2. Picu Hipertensi
Hipertensi yakni kondisi medis di mana
terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis. Dan hipertensi juga
menjadi gejala awal lahirnya stroke, serangan jantung, gagal jantung dan
aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.
Dan salah satu pemicu dari hipertensi adalah begadang.
Sebuah riset terbaru mengindikasikan
orang-orang dengan gejala insomnia memiliki kemungkinan hipertensi.
Riset tersebut dilakukan para ilmuan Henry Ford Hospital, Detroit.
Menurut peneliti jumlah penderita hipertensi lebih besar terjadi pada
orang dengan masalah insomnia, atau gangguan tidur dibanding dengan
mereka yang tidur normal. Menurut Christoper Drake, dari Ford Hospital
Sleep Disorders and Research Center dan peneliti utama studi ini,
penyebab hipertensi pada penderita insomnia, karena beberapa kali mereka
sering terbangun di malam hari dan juga mereka butuh waktu untuk bisa
tidur kembali. Bahkan mereka juga butuh waktu panjang untuk bisa
bertransisi mulai dari terjaga penuh hingga tertidur.
Dalam penelitian lebih lanjut yang
dilakukan pusat nasional untuk penelitian gangguan tidur di National
Institutes of Health, sekitar 30 sampai 40 persen orang dewasa memiliki
gejala insomnia, dan sekitar 10 sampai 15 persen orang dewasa menderita
insomnia kronis. Dampaknya hipertensi semakin parah. Hasil penelitian
tersebut juga dibahas secara khusus dalam pertemuan tahunan Associated
Profesional Sleep Societies di Boston.
3. Picu Diabetes
Dampak negatif dari
sering bergadang lainnya yakni terkena resiko diabetes. Penemuan
tersebut juga merupakan hasil sebuah riset yang dilakukan para ilmuwan
dari Brigham and Women Hospital di Boston. Dari penelitian ditemukan
jadwal tidur yang tidak konsisten atau kurang tidur dapat meningkatakan
resiko diabetes tipe 2.
Dalam kajian tersebut, peneliti
memantau 21 orang sehat yang semuanya tinggal di lobaratorium, tidur
selama hampir enam minggu. Selama dalam penelitian siklus tidur, pola
makan dan kegiatan semuanya dikontrol oleh tim peneliti. Temuan
menunjukkan, peserta yang hanya diperbolehkan tidur sekitar enam jam
semalam dan mengalami pergeseran siklus tidur dan banngun memiliki
tingkat gula yang lebih tinggi dan proses metabolisme cenderung
melambat.
Namun menurut kepala Endokrinologi dari
Tulane University School of Medicine, Dr Vivian Fonseca, selain hal
temuan di atas, banyak hal yang berperan terkait hubungan atara kurang
tidur dan obesitas. Studi terbaru menunjukkan bahwa kadar hormon dalam
tubuh seseorang cenderung mengalamai penurunan akibat kurang tidur. Hal
itulah yang bisa membantu menjelaskan kenapa mereka yang terlalu banyak
begadang sangat rentan mengalam obesitas. Namun Fonseca mengajak para
peneliti mencari tahu apakah solusi untuk mencegah kenaikan resiko
diabetes selain dengan tidur lebih banyak. Semua hasil temuan tersebut
pernah dipublikasikan pada 11 April 2012 dalam jurnal Science
Translation Medicine.
4. Perburuk Gangguan Telinga Berdengung
Masih ada dampak lainnya yang akan
dialami oleh mereka yang ternyata mengalami insomnia akibat terlalu
sering begadang. Dalam riset terbaru dijelaskan dampak negatif yang bisa
menyerang mereka yang kurang tidur yakni memperberat kondisi penderita
tinnitus, yaitu gejala di mana telinga atau kepala terasa sering
berdengung.
Hasil kajian peneliti di Amerika yang
melibatkan hampir 117 pasien tinnitus yang tengah menjalani perawatan di
Henry Ford Hospital di Detroit, antara tahun 2009 hingga 2011
ditemukan, semakin parah gejala insomnia maka semakin besar keluhan
gejala tinnitus, serta semakin buruk gangguan emosi. Dijelaskan salah
seorang peneliti yang memimpin Departemen THT di Henry Ford Hospital, Dr
Kathleen Yaremchuk, keluhan tidur, termasuk insomnia pada pasien
tinnitus dapat mengakibatkan penurunan toleransi untuk penyakit mereka.
Saat ini dari 36 juta orang Amerika
memiliki tinnitus. Beberapa penyebab yang sudah ditemukan sebelumnya
yakni suara yang keras, kotoran di telinga, sinus dan infeksi telinga,
cidera kepala dan leher, serta gangguan penyakit lyme, fibromyalgia.
Semua gejala tersebut dilengkapi dengan terlalu banyak begadang sehingga
tinnitus semakin akut.
5. Kegemukan
Dampak negatif terakhir dari terlalu
banyak begadang, atau terkena insomnia yakni kegemukan, atau obesitas.
Sebelumnya banyak dari kita salah menafsirkan kalau terlalu sering
begadang akan membuat tubuh menjadi kurus. Padahal sebaliknya dengan
teralu banyak begadang, obesitas akan dengan cepat menyerang kita.
Hasil penelitian yang dimuat dalam
jurnal Archives of Disease in Childhood. Saat seseorang tidak mendapat
cukup istirahat, pembentukan glukosa menjadi lebih cepat dan akhirnya
muncul diabetes dan di saat bersamaan kurang tidur akan menambah rasa
lapar yang berujung pada peningkatan nafsu makan.
Kondisi akan diperparah karena kurang
tidur membuat tubuh merasa lelah dan lemas, akibatnya aktivitas fisik
yang seharusnya dilakukan siang hari menjadi berkurang. Padahal
aktivitas pada siang hari akan membuat pembakaran lemak lebih maksimal.
Sebaliknya karena aktivitas kurang termasuk olahraga akan memicu berat
badan naik lebih cepat.
Sumber : www.uniknya.com
Bahaya Terlalu Lama Tidur
Kekurangan tidur memang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Namun, kebanyakan tidur juga akan memberikan masalah yang sama.
Nah, beri
kut ini beberapa masalah yang timbul akibat terlalu lama tidur dari biasanya, dilansir dari Medicmagic (25/1).
Diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak tidur pada malam hari atau kurang tidur dapat meningkatkan risiko diabetes.
Kegemukan. Terlalu kebanyakan dan kekurangan tidur juga dapat mempengaruhi timbangan berat badan. Penelitian menyebutkan bahwa orang yang tidur 9-10 jam per malam berisiko memiliki 21 persen lebih tinggi mengalami obesitas dibandingkan orang yang tidur 7-8 jam.
Sakit kepala. Tidur lebih lama dari biasanya, seperti saat liburan atau dalam perjalanan juga memicu sakit kepala. Para peneliti meyakini bahwa banyak tidur mempengaruhi neurotransmitter di otak, termasuk serotonin. Orang yang tidur lama di siang hari dan susah tidur tidur di malam hari juga memiliki risiko yang sama.
Penyakit jantung. Penelitian oleh Nurses Health Study menemukan bahwa wanita yang tidur 9-11 jam sehari memiliki risiko 38 persen lebih tinggi menderita penyakit jantung. Sebelumnya juga diketahui bahwa terlalu lama tidur membuat wanita rentan terhadap stroke.
Kematian. Tidur selama 9 jam atau lebih juga mampu membuat Anda meninggal dini. Jam tidur yang panjang diyakini sebagai indikator gangguan kesehatan.
Nah, beri
Diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak tidur pada malam hari atau kurang tidur dapat meningkatkan risiko diabetes.
Kegemukan. Terlalu kebanyakan dan kekurangan tidur juga dapat mempengaruhi timbangan berat badan. Penelitian menyebutkan bahwa orang yang tidur 9-10 jam per malam berisiko memiliki 21 persen lebih tinggi mengalami obesitas dibandingkan orang yang tidur 7-8 jam.
Sakit kepala. Tidur lebih lama dari biasanya, seperti saat liburan atau dalam perjalanan juga memicu sakit kepala. Para peneliti meyakini bahwa banyak tidur mempengaruhi neurotransmitter di otak, termasuk serotonin. Orang yang tidur lama di siang hari dan susah tidur tidur di malam hari juga memiliki risiko yang sama.
Penyakit jantung. Penelitian oleh Nurses Health Study menemukan bahwa wanita yang tidur 9-11 jam sehari memiliki risiko 38 persen lebih tinggi menderita penyakit jantung. Sebelumnya juga diketahui bahwa terlalu lama tidur membuat wanita rentan terhadap stroke.
Kematian. Tidur selama 9 jam atau lebih juga mampu membuat Anda meninggal dini. Jam tidur yang panjang diyakini sebagai indikator gangguan kesehatan.
Bahaya Tidur Setelah Makan
Terasa panas di dada
Pada saat posisi tubuh beristirahat maupun tidur, dalam sistem seperti pencernaan ternyata terjadi proses kerja yang lebih keras. Dengan setelah makan anda tidur maka akan menyebabkan kadar asam pada lambung dan menimbulkan sakit maag. Dan kadang-kadang malah menyebabkan terasa panas pada di dada, perut, bahkan tenggorokan.
Tersara terbakar pada tenggorokan
Terjadinya refluks asam saat tidak menutupnya katup pada anatar kerongkongan dan perut yang menyebabakan anda akan merasakan panas pada tenggorokan anda. Dengan hal ini menyebabkan asama lambung akan menjalar pada tenggorokan dan hal ini pun yang membuat terasa panas pada tenggorokan.
Lemak akan bertambah (gemuk)
Dengan anda makan dengan larut, akan menyebabkan dengan pernumpukan lemak yang berlebih. Jadi saat anda merasakan kelaparan pada tengah malam. Cobalah untuk mengkonsumsi cemilan seperti salad, buah yang tentu sudah disarankan dibandingkan dengan pizza, mie, atau pun nasi.
Terkena stroke
Dari sebuah hasil penelitian yang dilakukan pada Unibersity od Ioannina di Yunano, menunjukan bahwa perilaku setelah makan langsung tidur akan menimbulkan akibat anda akan mengalami stroke. Dalam melakukan hasil survey melibatkan 500 responden orang yang sehat, dan memperoleh hasil bahwa orang yang mempunyai jeda lama dalam makan dan tidur akan mempunyai resiko stroke dan itu yang terendah jeda waktunya.
Dengan begitu anda dapat mengatur waktu anda untuk tidak tidur setelah anda makan, waktu yang tepat dalam mengatur jarak antara makan dan tidur ialah dengan waktu 2 jam dalam sela tidur dan makan. Jadi hindarilah untuk tidur setelah makan yang dapat membuat anda mendapatkan resiko seperti di atas yang sudah dijelaskan. Semoga bermanfaat.
Mengapa Ketika Tidur Kita Harus Mematikan Lampu?
Tidur malam dalam kamar yang gelap benar-benar bermanfaat buat tubuh. Ahli biologi Joan Robert mengatakan tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat.
Sayangnya, hormon melatonin ini tidak akan muncul jika orang tidur malam hari dengan lampu menyala. Adanya cahaya atau sinar membuat produksi hormon melatonin akan berhenti. Dengan mematikan lampu ketika tidur malam hari, bukan hanya menghemat energi tapi juga meningkatkan kesehatan tubuh. Maka itu tidur malam sambil nonton TV juga sangat tidak disarankan.
Praktisi kesehatan lainnya, Lynne Eldridge M.D yang juga penulis buku 'Avoiding Cancer One Day At A Time' juga menuliskan perempuan buta 80 persen lebih kecil terkena risiko kanker payudara dibanding rata-rata perempuan lain. Diduga faktor hormon melatonin yang banyak ditubuhnya karena penglihatan yang gelap membuatnya punya daya tahan tubuh yang lebih tinggi.
Pentingnya tidur malam hari dengan mematikan lampu baru-baru ini juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris dan Israel. Peneliti menemukan ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker. Para ilmuwan mengklaim jika seseorang terbangun di malam hari dan menyalakan lampu selama beberapa detik, maka bisa menyebabkan perubahan biologis yang mungkin mengarah ke kanker.
Jika pada penelitian sebelumnya tidur malam dengan lampu terang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker prostat. Maka pada penelitian terbaru ini menunjukkan paparan jangka pendek juga bisa dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
"Orang-orang yang bangun di malam hari disarankan untuk tidak menyalakan lampu. Kami percaya bahwa setiap kali menyalakan cahaya buatan pada malam hari akan memiliki dampak pada jam biologis tubuh, karena ini adalah mekanisme yang sensitif," ujar Dr Rachel Ben-Sclomo dari University of Haifa, seperti dikutip detikhealth
Dr Rachel menambahkan bahwa ini adalah temuan terbaru dan masih sebatas penelitian pendahuluan. Namun kini ia dan tim tengah menganalisa wilayah ini secara lebih mendetail. Hasil ini juga telah dilaporkan dalam jurnal Cancer Genetics and Cytogenetics. Jadi, masih ingin tidur dengan lampu menyala?
Langganan:
Postingan (Atom)



